Minggu, 06 Juli 2008

Cara Kerja Mesin 4 tak

Cara Kerja Mesin 4 tak

1. Langkah penghisapan
a) Torak bergerak dari TMA ( Titik Mati Atas ) ke TMB ( Titik Mati Bawah )
b) Katub masuk terbuka, katup buang tertutup
c) Campuran bahan bakar dengan udara yang telah bercampur didalam karburator masuk dan dihisap kedalam silinder.
d) Saat torak berada di TMB katup masuk akan tertutup.

2. Langkah kompresi
a) Torak bergerak dari TMB ke TMA
b) Katup masuk dan buang sama- sama tertutup sehingga gas yang telah dihisap tadi tidak dapat keluar pada waktu ditekan oleh torak, yang mengakibatkan tekanan gas akan naik sambil mengeluarkan panas.
c) Beberapa saat sebelum torak mencapai TMA busi mengeluarkan percikan bunga api listrik.
d) Gas dari bahan bakar yang telah mencapai tekanan tinggi tadi terbakar.
e) Akibat pembakaran bahan bakar tadi,tekanannya akan naik menjadi kira kira 3 kali lipat.

3. Langkah Ekspansi
a) Saat ini kedua katup masih dalam keadaan tertutup
b) Gas yang terbakar tadi dengan temperature dan tekanan tinggi akan mengembang kemudian menekan dan memaksa torak turun kebawah ( dari TMA ke TMA )
c) Saat inilah pertama kalinya tenaga panas atau kalori di ubah menjadi tenaga penggerak.Tenaga ini disalurkan melalui batang penggerak dan oleh poros engkol di ubah menjadi gerak berputar.

4. Langkah pembuangan
a) Katup buang terbuka, katup masuk tertutup
b) Torak bergerak dari TMB ke TMA.
c) Gas – gas sisa pembakaran terdorong oleh torak keluar melalui katup buang menuju udara bebas.

Langkah tersebut berlangsung berulang ulang sehingga memungkinkan untuk mesin bergerak terus menerus, dimana satu siklus sama dengan dua kali putaran poros engkol.

Mesin 4 Tak dan Mesin 2 Tak

Mesin 4 Tak dan Mesin 2 Tak

Secara garis besar motor pembakaran dalam ICE ( Internal Combustion Engine ) terdiri dari 2 jenis, yaitu mesin 4 tak dan 2 tak. Masing – masing mempunyai keuntungan dan kelemahan.

Motor 4 tak :
a) Hemat dalam pemakaian bahan bakar, kerugian dari gas – gas yang terbuang kecil sekali di banding dengan motor 2 tak.
b) Motor bekerja secara halus pada putaran rendah dan tidak ada kesalahan pembakaran sebagaimana terjadi pada motor 2 tak.
c) Adanya pembatasan yang jelas antara langkah kerjanya sehingga proses kerja masing – masing langkah dapat bekerja dengan ideal.
d) Konstruksinya lebih rumit.
e) Karena jumlah ledakan kecil,diperlukan silinder yang banyak agar mesin dapat bekerja secara halus.
f) Karena system pelumasan yang lebih sempurna maka umumnya relatif lebih awet.

Motor 2 tak :
a) Hasil kerja yang halus diperoleh dengan jumlah silinder yang sedikit, oleh karena terdapat dua kali lebih banyak pembakaran dari pada motor 4 tak.
b) Konstruksi lebih sederhana.
c) Waktu yang tersedia untuk pembuangan gas hasil pembakaran setengah dari pada motor 4 tak, dengan demikian pembuangan gas – gas tersebut kurang sempurna.
d) Motor bekerja tidak teratur pada putaran rendah, ada kemungkinan terjadinya campuran bahan bakar yang terbakar ikut menyalakan campuran bahan bakar di karburator.
e) Ada kecenderungan bagi saluran waktu pembuangan untuk menjadi terlalu panas ( over heating ) dan karenanya letaknya dibagian tengah silinder, akan menyebabkan pelumasan pada torak dan silinder menjadi tidak sempurna,dengan adanya overheating maka bagian bagian mesin seperti cincin torak akan cepat aus dan menjadi rusak.

Prinsip Kerja Motor Bakar

Pada umumnya dewasa ini mesin banyak di pakai dalam berbagai hal. Sebagai contoh yang paling gampang di temui adalah sepeda motor. Sepeda motor sendiri menggunakan dua tipe mesin yang berbeda yaitu 4 tak dan 2 tak. Keduanya merupakan motor baker pembakaran dalam, dimana motor bakar adalah salah satu jenis dari mesin panas/kalor yang mengubah tenaga dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis dan pengubahan itu di lakukan oleh mesin itu sendiri.Saat ini motor bakar torak dengan gerakan torak bolak balik mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia.


Prinsip Kerja Motor Bakar :

Supaya motor bakar dapat bekerja maka dia harus melakukan empat hal, yakni :
a) Menghisap bahan bakar (merupakan campuran bensin dengan udara murni ) agar masuk ke dalam ruang bakar.
b) Menaikkan tekanan gas campuran bensin dan udara agar diperoleh tekanan hasil pembakaran yang cukup tinggi.
c) Meneruskan gaya tekanan hasil pembakaran sedemikian rupa sehingga dapat dipakai sebagai tenaga penggerak.
d) Membuang gas – gas hasil pembakaran keluar dari ruang pembakaran.

Prinsip kerja motor merupakan suatu siklus, yaitu rangakian peristiwa yang selalu berulang kembali mengikuti jejak yang sama seperti semula dan membentuk rangkaian tertutup.

Siklus pada motor bakar mengikuti proses sebagai berikut
a) Mengisi campuran bensin dan udara segar ke dalam silinder.
b) Mengkompresikan campuran tersebut di dalam silinder.
c) Menyalakan campuran bahan bakar dan udara pada akhir langkah kompresi.
d) Mengekspansikan gas hasil pembakaran.
e) Menbuang gas hasil akhir pembakaran keluar silinder melalui saluran buang.

Hal demikian dilakukan berulang ulang secara berurutan.

Kamis, 12 Juni 2008

PEMODELAN ELEMEN DAN KONSEP MESIN DENGAN AUTOCAD 3D

Category: Books
Genre: Computers & Internet
Author: Muzammil Sanusi

Buku Pemodelan Elemen dan Konsep Mesin dengan AutoCAD 3D membahas teknik-teknik pemodelan elemen-elemen mesin, dan pada pembahasan selanjutnya elemen-lemen mesin tersebut dirakit sehingga menjadi sebuah mesin. Buku ini juga mengajarkan elemen-elemen dasar pembentuk sebuah mesin, sehingga Anda dapat menjadikannya sebagai acuan dasar pemikiran dalam mendesain berbagai macam mesin menggunakan AutoCAD 3D.

Oleh karena elemen mesin terbentuk dari objek yang sangat kompleks, maka buku ini dilengkapi dengan teori dasar yang kuat, mulai dari teori 2D hingga ke 3D. Diberikan juga tutorial konsep PLTA, yang bertujuan mengembangkan daya imajinasi Anda dalam mendesain sebuah mesin pembangkit listrik dengan memanfaatkan tenaga air.

Pada pembahasan terakhir, terdapat latihan yang menantang Anda untuk menguasai AutoCAD 3D mesin hingga ke tingkat mahir. Sebuah latihan yang mencakup tahap-tahap perancangan sebuah alat berat “Grab Dredger Machine”, mulai dari elemen grab, pompa hidrolik, instalasi pipa fuida, instalasi listrik, roda gigi penerus putaran mesin, dan lainnya, yang harus Anda kerjakan, sehingga menjadi sebuah model 3D alat berat.

Pembahasan di dalam buku ini mencakup:
•Pengenalan Auto CAD
•Drawing dan Editing 2D
•Drawing dan Editing 3D
•Tutorial Model 3D Elemen Mesin: roda gigi sudut tumpul, roda gigi sudut lancip, bering/lahar, poros, pengikat poros, roda sudu(kincir), dan roda puli
•Tutorial Dinamo Listrik
•Tutorial Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
•Latihan untuk tingkat menengah: Komponen Poros Engkol, Komponen Poros Penerus Putaran, Pengikat Poros, Velg Mobil, Tailstock, dan Well Head
•Latihan untuk tingkat mahir: Mendesain alat berat “Grab Dredger Machine”

Spesifikasi Buku
ID : EMK121071211
ISBN : 978-979-27-1005-2
Format : Soft Cover
Ukuran : 14 x 21 cm
Ketebalan : 174 hlm
Warna : BW
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Kelompok : Komputer
Kategori : Grafik